Ketika Tak Ada Komersialisasi Seni di Taman Ismail Marzuki

- Jumat, 23 September 2022 | 20:05 WIB
Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta
Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta

HALLO LIFESTYLE - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjamin tidak ada komersialisasi seni di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Jaminan diberikan karena Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran cukup untuk kegiatan kesenian.

"Itulah sebabnya komitmennya diwujudkan dalam bentuk anggaran yang nantinya akan disalurkan dari pemerintah supaya kegiatan seni bisa berjalan tanpa ada komersialisasi," kata Anies usai menyaksikan pentas teater di Graha Bhakti Budaya TIM, Jakarta, Jumat, 23 September 2022.

Untuk itu, ia meminta agar ada alokasi subsidi untuk menjamin kelangsungan aktivitas seni budaya di TIM yang dibangun dengan alokasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp1,4 triliun.

Namun, ia tidak memberikan detail besaran subsidi yang ideal dikucurkan untuk TIM.

"Maka itu kemudian pemerintah harus mengalokasikan anggaran yang cukup untuk seni budaya," imbuhnya.

Agar tidak berorientasi mencari keuntungan, lanjut dia, TIM dikelola oleh BUMD DKI, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melalui unit usaha yang khusus mengelola terkait kegiatan seni budaya dan terpisah dari unit komersial.

Contoh serupa dilakukan untuk layanan transportasi umum melalui kucuran subsidi sehingga tarifnya tidak memberatkan kantong masyarakat karena dijual tarif terjangkau.

Rencananya, lanjut Anies, revitalisasi TIM akan diresmikan pada Senin, 26 September 2022, setelah direnovasi pada Juli 2019.

Sebelum peresmian itu, Anies membuka pementasan teater perdana oleh seniman muda Ibu Kota bertajuk "Legenda Burung Api dari Cikini".

Halaman:

Editor: Akni Pamedang

Tags

Terkini

Aespa Akan Hadiri Acara Givenchy Di Paris Fashion Week

Jumat, 30 September 2022 | 09:10 WIB

Film Horor Smile Tayang di Bioskop, Senyummu Membunuhku!

Kamis, 29 September 2022 | 13:05 WIB
X