Aksi Muda Jaga Iklim, Langkah Nyata Kaum Muda Menyelamatkan Bumi

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:30 WIB
Aksi penanaman mangrove oleh KLHK
Aksi penanaman mangrove oleh KLHK

HALLO LIFESTYLE - Siang makin terik, karena suhu bumi makin meningkat. Pemanasan global dan krisis iklim bukan isapan jempol. Sekarang pun sedang terjadi dan bisa dirasakan dampaknya. Tapi pemanasan global hampir tidak mungkin dihentikan.

Atmosfer bumi terdiri dari 78 persen nitrogen, 21 persen oksigen dan 1 persen gas lain termasuk gas rumah kaca. Gas rumah kaca sejatinya menjaga agar suhu bumi stabil sehingga makhluk hidup di bumi tetap bisa hidup.

“Kalau kita berbicara krisis iklim kita berbicara gas rumah kaca. Gas rumah kaca sebenarnya baik untuk menahan suhu bumi agar bumi tetap hangat. Tetapi ketika konsentrasi gas rumah kaca terlalu banyak di atmosfer rendah, maka suhu bumi akan semakin panas,” kata Yusran Nurdin Massa, Environmental Technical Advisor Blue Forests pada acara webinar #AksiMudaJagaIklim bertajuk “Jaga Ekosistem, Jaga Iklim: Mangrove” pada 13 Oktober 2021.

Ketika konsentrasi gas rumah kaca ini meningkat maka akan menimbulkan efek rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global.

Para ilmuwan sepakat untuk memperlambat pemanasan global dengan mengurangi emisi gas rumah kaca. Untuk upaya ini 197 negara sepakat membangun komitmen bersama untuk mengambil sikap dalam Perjanjian Paris untuk mengurangi 45 persen emisi pada 2030 dan 100 persen pada 2050.

Baca Juga: Produksi Beras Dunia Terancam Anjlok Akibat Perubahan Iklim, Inovasi Amat Dibutuhkan

Baca Juga: Istana Buckingham Terancam Tenggelam Oleh kenaikan Permukaan Laut, Dunia Diminta Komitmen Pada Paris Agreement

Ada langkah-langkah konkret yang berdampak cukup signifikan untuk menahan laju pemanasan global yang memicu perubahan iklim ini. Merestorasi lahan gambut, menggunakan energi terbarukan, dan mengembalikan fungsi hutan untuk kepentingan sosial menjadi langkah penting.

“Mangrove bisa menjadi alat untuk mengadaptasi  dan memitigasi risiko-risiko bencana yang terjadi akibat perubahan iklim,” kata Yusran.

Halaman:

Editor: Kurniawan Siswoko

Tags

Terkini

Hakim Ketuk Palu, Nama Kanye West Berubah Menjadi Ye

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:55 WIB
X