Bitdefender Merilis Decryptor Untuk Memulihkan Data Akibat Ransomware MegaCortex

- Jumat, 6 Januari 2023 | 05:41 WIB
Laman Reuters melaporkan, Conti yang biasanya meretas menggunakan ransomware, dalam unggahan di blog, menunjukkan dukungan mereka terhadap Presiden Vladimir Putin. Foto: Ist
Laman Reuters melaporkan, Conti yang biasanya meretas menggunakan ransomware, dalam unggahan di blog, menunjukkan dukungan mereka terhadap Presiden Vladimir Putin. Foto: Ist

HALLO LIFESTYLE - Perusahaan antivirus Bitdefender telah merilis decryptor untuk keluarga ransomware MegaCortex, sehingga memungkinkan bagi para korban untuk memulihkan data mereka secara gratis.

Keterangan ini dirilis secara resmi lewat blog perusahaan.

MegaCortex Decryptor dihasilkan lewat kemitraan Bitdefender dengan Europol, Proyek NoMoreRansom, Kantor Kejaksaan Umum Zürich, dan Polisi Wilayah Zürich.

Ransomware MegaCortex menginfeksi dengan menon-aktifkan kemampuan penggunaan file, melakukan enkripsi dan pencurian data.

MegaCortex pertama kali muncul pada Januari 2019 dengan beberapa atribut menarik, termasuk penggunaan executable yang ditandatangani sebagai bagian dari payload, dan tawaran layanan konsultasi keamanan dari pembuat malware.

Peneliti di Sophos mengenalinya di bulan Mei 2019, yang mengamatinya menargetkan jaringan perusahaan dan ditemukan bersama dengan QBot, Emotet, dan Cobalt Strike.

Sampel yang diambil pada Juli 2019 mengungkapkan bahwa operator MegaCortex meluncurkan serangan yang lebih bertarget, menyesuaikan tuntutan tebusan sesuai dengan ukuran korban dan menggunakan bahasa yang sangat mengancam.

Pada bulan November 2019, operator MegaCortex mulai terlibat dalam taktik pemerasan ganda, mengancam korban dengan publikasi data mereka jika mereka tidak memenuhi tuntutan mereka.

Pada akhir bulan itu, Pusat Keamanan Siber Nasional Belanda menempatkan MegaCortex di antara operasi ransomware bawah tanah paling aktif.

Pada bulan Desember 2019, FBI memperingatkan organisasi tentang ancaman MegaCortex, menjelaskan metode intrusi yang digunakan oleh kelompok ancaman dan memberikan kiat pertahanan dan rekomendasi mitigasi.

Halaman:

Editor: Adnuri Mohamidi

Tags

Terkini

Google Sparrow Siap Menjadi Pesaing ChatGPT OpenAI

Selasa, 17 Januari 2023 | 10:15 WIB
X