Aqiqah dan Kurban Mana yang Didahulukan? Simak Penjelasan Gus Baha

- Kamis, 23 Juni 2022 | 08:05 WIB
KH Ahmad Bahauddin Nursalim alais Gus Baha. (Tangkap layar YouTube Santri Gayeng)
KH Ahmad Bahauddin Nursalim alais Gus Baha. (Tangkap layar YouTube Santri Gayeng)

HALLOLIFESTYLE - Hari Raya Idul Adha sebentar lagi tiba. Idul Adha identik dengan Idul Qurban sesuai kisah Nabi Ibrahim AS saat diperintahkan Allah untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS.

Dalam momen Idul Adha, tidak sedikit umat muslim yang menggabungkan kurban dengan aqiqah yang hukumnya sama-sama sunnah. Bedanya hanya pada waktu pelaksanaan.

Kurban hanya dilakukan saat Idul Adha, sdangkan aqiqah bisa dilakukan untuk mengiringi kelahiran seorang bayi mulai hari ketujuh bahkan sampai dewasa.

Baca Juga: Kata Gus Baha Berbahagialah Kalau Masih Miskin, Ini Alasannya

Lantas pada momen Idul Adha, lebih didahulukan mana  antara aqiqah dan qurban?

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha dalam kanal YouTube Najwa Sihab menjelaskan perkara prioritas antara aqiqah dan qurban.

Dalam video di kanal Youtube, Najwa menyampaikan pertanyaan apakah orang yang belum aqiqah tidak boleh kurban? Kemudian, bagaimana jika orang tua kita sudah meninggal dan belum aqiqah?

Baca Juga: Baca Sebelum Tidur, Ini Penjelasan Gus Baha Mengapa Ayat Kursi Istimewa

Menurut Gus Baha, pada dasarnya aqiqah dan udhiyah atau kurban hukumnya tidak wajib.

Halaman:

Editor: Mahesa Maheswara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wilhelm Ott Belajar Islam Di Indonesia

Rabu, 8 Juni 2022 | 17:36 WIB
X